Selasa, 11 Februari 2020

Februari ku



Kepada siapapun yang sedang membaca tulisan ini.... 
ingin aku sampaikan, duka ku di mulai Februari berlangsung....
aku hanya sedang ingin berbagi sembari menguatkan hati...
bagaimana tidak, orang terkasih yg paling dekat dengan ku setelah ayah...
akan sulit aku temui setiap minggu bahkan bulannya...
sedang ia berada di ruang yang berbeda dengan ku dengan keadaan yang juga sulit untuk aku ketahui....
sedang sulit untuk aku lihat senyum serta tawanya....
beberapa hari berlalu yang aku dengar dari cerita, ia banyak terisak serta menyeka air mata...
bahkan tak hanya dia, aku pun juga begitu rasanya ingin aku menangis setiap saat....
beberapa keadaan membuat banyak orang bersedih, terutama orang-orang terdekat....
beberapa lainnya sering kali terdengar ada yang mencemooh, mencaci bahkan, memaki....
tapi tak apa karena aku tak peduli....
teriring do'a ku untukmu setiap saat....
semoga bertemu dengan orang-orang berhati baik layaknya dirimu...
semoga hal ini menjadikan pelajaran hidup bersama...

Selasa, 05 November 2019

Menjadi Milikmu

Telah menjadi milikmu tentu aku bahagia... 
Dilamarmu, menjadi bagian dari separuh bahagia ku kala itu....
lalu
Dipilih menjadi bagian dari penyempurna agama mu aku amat bersyukur...
menjadi makmum dalam setiap sholat mu sungguh begitu romantis...
menengadah kedua tangan lalu mengucap pinta dan ingin bersama-sama...
menjadi pendampingmu aku telah banyak belajar....
bahwa ternyata dalam dunia ini banyak warna dan nada yang berbeda....
namun mereka tampak indah kala mampu menyatu antara satu dengan yang lain...
setiap pinta ku kepada ia yang maha pemberi cinta...
semoga menjadi milikmu dan memilikimu adalah takdirku sepanjang hidup



Sabtu, 06 Juli 2019

Dariku yang Mencintai


Kepadamu yang terkasih...
Aku hanya seorang perawi kesepian...
Yang mencoba menuliskan kekaguman ini...
Dengan bait-bait puisi....
Sembari mengenangmu diantara celah senja penghantar malam.....
Membiak sekian makna arti dari kerinduan....
Sedangkan kau
Tak terjamah jarak untuk temu yang semu dan entah....
Semenjak sesosok mata indah penuh binar menghilang...
Aku terjebak pada sebenar-benar belantara....
Menanti kau datang membaca sajak-sajak ini.....
Mungkin bagimu aku merangkai setiap bait tanpa makna....
Tapi, yang harus kau tau
Aku tidak sedang mengarang apalagi membual...
Hanya selaksa sepi yang berharap....
Selalu kau balas dalam tiap puisinya....
Agar berkurang sedikit resah akan dirimu....
Mampu melebur rindu yang menelusup dalam heningku...
Andai waktu mau berulang barang sedetik...
Maukah kau kembali...
Aku ingin tetap hangat dikeningmu...
Dariku, 
Yang mencintai 

Rabu, 19 Juni 2019

Lelaki ku

Lelaki ku, ia sama seperti lelaki lain pada umumnya....
Ia pernah pandai merayu, pandai pula merangkai kata indah pada wanita sebelum aku....
Hanya saja, ia lebih berani bertemu ayahku bahkan juga keluarga ku...
Bercengkrama bersama sembari bicara perihal masa depan...
Dibanding dengan lelaki diluar sana yang juga berkata mencintaiku....
Tapi, sekalipun tak pernah mau menemui ayahku....
Lelaki ku, bukanlah dia yang hebat tak tertangguhkan....
Bukan pula dia yang ber-uang tak terhingga....
Tetapi 
Dia yang berani mengajak satu rombongan keluarga...
Demi untuk menghalalkan perempuannya.....

Selasa, 19 Maret 2019

kamu melepaskan tanganku


kamu melepaskan tanganku....
kamu pikir aku akan selalu ada meski kamu melepaskan genggaman mu terhadapku....
meskipun hanya sejenak....
tapi aku enggan melakukannya lagi.....
aku kira itu semua akan berlalu bagaikan angin....
tapi
angin tetaplah angin...
ini tentang ya atau tidak...
bukan 
tentang sebesar apa masalahnya....
tapi ini tentang bagaimana kamu terhadap ku...

selama ini 
perihal aku....
ku perlakukan kamu sebaik mungkin....
telah ku berikan segala yang aku mampu.... 
jadi aku tak punya penyesalan....

Rabu, 27 Februari 2019

Biasa saja

Sedang kelu berucap...
Lelah berpikir...
Letih mencari..
Dan rumit merangkai kata...
Mungkin benar adanya...
Menjadi biasa saja diperlukan..
Agar kita..
Tidak terlalu lama menghabiskan waktu
Untuk mencemaskan hari esok....

Senin, 18 Februari 2019

Boleh Jadi

Selama ini banyak dari kita yang terkurung dalam anggapannya sendiri....
Banyak pula dari kita yang salah mengartikan atau memaknai suatu hal....
Dan
Lebih parahnya, kita meyakininya dengan teramat sangat....
Terkadang kita terlupa bahwa dalam beberapa hal....
Boleh jadi, ada ketentuan yang tidak bisa berjalan sesuai dengan keinginan kita...
Boleh jadi, beberapa hal itu justru tidak baik untuk kita....
Tapi kembali sebagai fitrah manusia...
Tentu tidak semua pun dari kita memiliki pemahaman yang benar dan tepat tentang ini....
Ada mereka orang-orang yang tidak mau menerima...
Ada sebagian dari mereka yang sulit menerima...
Ada pula dari mereka...
Yang mencoba menerima dan memahaminya perlahan...
Meskipun harus berdarah, patah hati, remuk redam tak tertangguhkan...
Tapi
Mereka telah mengambil satu langkah sebagai sebuah keputusan...
bahwasanya menjadi tenang, bahagia, dan menemukan hal baik di perjalanan berikutnya...
Boleh jadi, memang diperuntukan Tuhan untuk orang-orang luar biasa yang sudah mau belajar menerima...

Februari ku

Kepada siapapun yang sedang membaca tulisan ini....  ingin aku sampaikan, duka ku di mulai Februari berlangsung.... aku hanya sedang ...

 
Roemah_Keong Blogger Template by Ipietoon Blogger Template